Kebobrokan Hukum dan Politik Negara Membuat Rakyat
Kecil Menangis Darah
Kebobrokan
hukum di indonesia semakin manjadi akhir-akhir ini gimana tidak mulai dari
lembaga kopolisian sampe petinggi negara, lembaga kepolisian : setiap
kasus-kasus yang dia tangani tak pernah ada yamg beres satupun sebagai contoh :
kasus pembunuhan aktivis munir hinga kini tidak tau sampai mana proses
penyelidikan kasus tersebut berjalan, lalu kasus bank century pun tidak jelas
jalur hukunya bahkan akhi-akhir ini kasus Susno Duaji yang sempat mengemparkan
semua media karna pengakua Susno Duaji tentang badan kepolisian jugak tidak ada
kabar beritanya kepolisian malah mengarahkan perhatian masyarakat ke kasus yang
sebenarnya tidaklah penting seperti kasus aril dan luna maya kepolisian menerjukan
angota khususnya untuk melacak di mana video itu di Upload dan berapa no IP
adres server yang di gunakan tapi mengapa kinerja seperti itu tidak di terapkan
ke kasus-hasus besar yang dapat menjadikan bangsa ini jauh lebih maju,hal ini
yang perlu di pertanyaka ada pakah dengan kinerja kepolisian padahal gaji pokok
mereka tidk pernah telat dan tidak paernah turun. ke jelastidak ada hinga
anggota dewa bahkan sampe orang-orang penting di negara ini.
Sedangkan
para petinggi negara di indonesia ini semaki lama semakin menurun kinerjanya
bukan malah meningkat dan penempatan posisi petinggi nega sekarang bukan
berdasarkan sekil dan potensi diri orang tersebut tapi berdasarkan uang dan
ketenaran orang tersebut gimana tidak sekarang para parpol berbondong-bondong
merekrut para artis papan atas yang sedang naik daun di ranah dunia hiburan
sebagai contoh gusti randa yang maju di pilkada Depok,saipul jamil yang di
calonkan oleh salah satu palpol menjadi wali kota di daerah Banten,Rano Karno
yang sekarang menjadi wakil bupati di tangerang,adji marsaid dan istinya
angelina sondakh menjadi Angota DPR dan lebih bayak lagi para selebritis yang
menjadi orang penting di dunia politik apakah kemampuan mereka sudah cupuk
memikul beban rakyat sa’at ini yang semakin hari semakin meningkat.
Sedangkan
dunia politik sekarang di jadikan ajang pertarungan untuk mendapatkan
kedudukan, demi kedudukan di dunia politik mereka mengobral janji-janji palsu
kepada rakyat agar mendapat dukungan rakyat, setelah mendapat kedudukan yang
dia inginkan bukan kinerja yang di tingkatkan untuk rakyat kecil malah
pengelapan-pengelapan dana rakyat yang dia suguhkan kepada rakyat kecil, lalu
bagai mana nasip rakyat kecil di bawah sana, dan di mana mereka harus
mennyandarkan harapan jika semua lembaga-lembaga di negara ini sudah gila akan
harta dan kekayaan bagi diri sendiri.
Bahkan
para pejabat yang haus akan harta dan kekuasaan menghalalkan segala cara untuk
mendapatkan apa yang ia mau sebagai contoh kasus penggusuran makam mbah priok
yang menelan bayak korban dari warga sipil yang tak berdosa hinga paga satpol
PP yanng rela berkorbannya nyawa demi tugas yang di berikan sang atasan meski
hati nurani menolak keras apalah daya jika sang atasan yang gila akan harta
mengiginkan mereka tak pernak memikirkan akibatnya,
Jika
semua ini terus begini lalu bagai mana masa depan generasi muda mendatang jika
setiap harinya selalu di suguhi warta dan berita akan kebobrokan bangsa ini.
Hendi
Kusnandar, S.Sy
,,.,..,.,.,.,.,